Pembekalan PNS Menjelang Purna Tugas di Lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo Tahun 2017

image002Kegiatan pembakalan PNS menjelang purna tugas ini diselenggarakan selama tiga hari di Hotel Ijen Suites Kota Malang, tepatnya pada tanggal 29 – 31 Maret 2017. Dalam mendukung kesuksesan kegiatan ini, BKPSDM bekerjasama dengan institusi perguruan tinggi, UPT PK PPPTKLN Provinsi Jawa Timur, Rumah Sakit dr. Saiful Anwar Malang sebagai narasumber dalam kegiatan yang dimaksud. Selain itu kita juga melibatkan sekrtor perbankan dalam hal ini Bank Jatim Cabang Kota Probolinggo. Maksud dan tujuan dilaksanakan kegiatan pembekalan PNS menjelang purna tugas ini adalah menyiapkan PNS yang akan memasuki masa purna tugas dengan wawasan dan moivatsi diri untuk meminimalisir adanya post power syndrome serta menyiapkan mental psikologis PNS memasuki masa purna tugas dengan pemberian pembekalan/wawasan yang mencakup masalah psikologis, kesehatan,manajemen keuangan dan motivasi bagaimana PNS Purna bisa terus beraktifitas yang bernilai ekonomis

Jika selama ini masa pensiun menjadi momok menakutkan bagi sebagian besar Pegawai Negeri Sipil di Indonesia pada umumnya, maka lain halnya bagi PNS yang akan purna tugas di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo. Sebelum memasuki masa pensiunnya, Pemerintah Kota Probolinggo melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) selalu mengagendakan kegiata Pembekan PNS menjelang purna tugas. Hal sebagi bentuk kepedulian Pemerintah Kota Probolinggo terhadap Pegawai Negeri Sipil yang sudah menjalankan tugas dan kewajibannya hingga mencapai Batas Usia Pensiun bagi seorang PNS maka Pemerintah Kota Probolinggo melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia akan mengadakan kegiatan pembekalan PNS menjelang Purna Tugas periode Bulan Mei s.d September 2017. Kita sadari bahwa purna tugas merupakan hal yang pasti dan akan dialami oleh semua pegawai negeri sipil dan terkadang hal itu merupakan hal yang tidak mudah untuk dikelola oleh sebagian PNS manakala tidak ada persiapan sebelumnya. terkadang PNS purna sering dihadapkan oleh trauma akan adanya efek post power sydrome  akan tetapi jika kita sudah membekali diri dengan persiapan maka kita akan mampu untuk meminimalisir. purna tugas bukan berarti hal itu akan menghentikan seseorang untuk terus berkarya dan berinovasi. sebagaimana yang sering kita dengar istilah “life begins at forty”, memberikan pembelajaran bagi kita bahwa kehidupan seseorang bisa saja dimulai pada saat usianya sudah tidak muda lagi. menyikapi hal tersebut di atas harus ada eksistensi diri yang terus dijaga sehingga dapat terus berkarya dan berproduktivitas tinggi. terlebih lagi dengan adanya reformasi birokrasi, harus dapat mengubah pola pikir yang lama menjadi lebih maju, profesional dan inovatif sehingga dapat menerima perubahan dengan baik. justru setelah purna tugas maka kita akan mempunyai waktu longgar untuk dapat berbuat lebih banyak lagi dan bermanfaat bagi keluarga serta lingkungan sekitar.harus kita pahami bahwa bukan berarti purna tugas adalah purna karya, tetap bersemangat  menyongsong hari esok yang gemilang. sering kali kita baru tahu  dan menyadari  betapa berartinya seseorang bagi kehidupan kita justru di saat  akan berpisah. seseorang akan selalu dikenang oleh orang lain kalau dia banyak meninggalkan kebaikan buat orang di sekelilingnya. jadi jangan berhenti untuk berbuat baik kepada sesama, kepada orang di sekeliling anda agar orang lain selalu mengenang kita. kiranya dalam menikmati purna tugas, tiada yang lebih membahagiakan selain bercengkrama bersama keluarga dan orang-orang tercinta.
“Satu harapan bagi peserta pembekalan PNS menjelang purna tugas yang selama ini lebih kurang selama 30 tahun mengabdi pada negara, bisa mendapatkan pengalaman baru sehingga tidak terasa betul dalam menghadapi masa pensiun dan sudah memiliki peluang usaha sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki,”.Dalam sambutan Bapak Sekretaris Daerah Kota Probolinggo Bpk. Drs. Jhony Harijanto, M.Si dimana selain kapasitas beliau sebagai Pejabat Tinggi, beliau juga sebagai salah satu peserta pembekalan PNS menjelang purna tugas menghimbau bahwa Pensiun sebagai PNS merupakan hal yang pasti dan harus siap kita jalani. Yang terpenting bagi PNS pensiun adalah bagaimana PNS tersebut bisa menyikapi kondisi saat ini dan akan datang dengan semangat baru dan tanpa beban, sehingga PNS purna tugas ini mampu mengolah kehidupan yang akan dijalani setelah sudah tidak lagi menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai seorang PNS.
    Sebagaimana tahapan kegiatan pembekalan PNS menjelang purna tugas ini ada point positif yang didapat masing-masing tahapan materi pembakalan sebagaimana berikut:
1.    Untuk tahapan Pembekalan mental psikologis peserta diajak untuk merubah mindset/ pola pikir PNS purna untuk tidak lagi memikirkan hal-hal yang berkaitan dengan dinas atau kedinasan. Sabagaimana yang disampaikan oleh Ibu Dra. Christiama Sahertian, MM dari Praktisi Universitas Merdeka Malang PNS purna harus senang dengan aktifitas setelah purna karena pola pikir yang kita tanam akan menjadi modal dasar bagaimana kualitas hidup nantinya kita peroleh semakin kita menumbuhkan semangat baru dengan pikiran dan bayangan kesuksesan yang akan diraih otomatis akan membentuk kritstal keberhasilan yang nantinya akan diraih dan sebaliknya jika kita pesimis dengan hal sekecil apapun maka akan menjadi duri yang menghalangi langkah hidup kita;
image004image006


2.    Untuk Pembekalan terkait upaya meningkatkan kesadaran akan kesehatan pada masa purna tugas, sebagaimana yang disampaikan oleh dr. Tjoko Witjaksono, SP , KFR ,Narasumber dari RSUD dr. Saiful Anwar Malang menerangkan tentang kerentanan kondisi di usia senja terhadap penyakit yang membudaya saat ini seperti kencing manis, Stroke, jantung , kanker , Saluran Pernapasan dll. Oleh karena itu perlu disikapi bahwa dengan kondisi tubuh yang tidak lagi muda ini perlu diatur pola makan sesuai kebutuhan tubuh manusia. Hindari pola-pola hidup yang justru menjadikan biang terjadinya masalah penyakit, perkuat kondisi tubuh dengan menjalani pola hidup sehat dengan berolahraga secara teratur, makan makanan yang mampu membantu metabolisme tubuh, hindari dan kurangi makanan yang siap saji, atur pola hidup bagaimana kita mampu memanaj waktu untuk makan , istirahat dan beraktifitas. Yang terpenting adalah pikiran jika sudah terkontaminasi dengan hal-hal kehidupan yang mengganggu keseimbangan tubuh akan berimbas pada daya tahan tubuh yang menimbulkan dampak penyakit. Hadapi dengan keceriaan dan semangat selalu sehat.  


image012 image014



3.    Untuk Pembekalan dan motivasi pengenalan potensi diri untuk mengembanga jiwa kewirausahaan dan manajemen keuangan sederhana kepada PNS yang akan pensiun diberi tips bagaimana mengetahui karakter hidup dari PNS purna ini apakah ada sisi lain yang bisa di munculkan untuk pengembangan yang lebih baik utamanya dalam hal kewirausahaan. Sebagaimana yang disampaikan Ibu Dr. Roos Widjajani, M.Si  jiwa kewirausahaan tidak muncul dengan sendiri akan tetapi di tata tahap demi tahap sehingga nantinya akan memunculkan jiwa entrepreneurship dalam diri PNS purna tugas. Yang terpenting untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan ini adalah kemauan, kemampuan dan hubungan, ketiaga modal dasar tersebut jika sudah tertanam dalam pikran kita akan menjadi kesatuan yang saling melengkapi. Sedangkan terkait manajemen keuangan sederhana sebagaimana yang disampaikan Ibu Dr. Wahyu Wiyani, M.Si Narasumber dari Praktisi Universitas Merdeka Malang menjelaskan bahwa PNS purna tugas secara langsung bisa dilihat bahwa dari sisi pendapatan PNS purna sudah tidak memungkinkan lagi mendapatkan tambahan penghasilan selain daripada gaji bulanan yang diterima sehingga akan mengurangi rencana kebutuhan hidup bagi PNS purna, akan tetapi jika kita mampu memanajemen keuangan yang ada dengan baik dan berpikiran jauh kedepan maka kondisi keuangan yang ada justru menjadi modal berharga yang mampu menggali potensi usaha yang bernilai ekonomis.

image016 image018

4.    Untuk materi pengembangan usaha  dan ekonomi kreatif  peserta dibekali bagaimana kita mampu mengenal diri kita, baik mencakup kemampuan, keahlian kita, pribadi kita apakah kita  mampu dan bisa mengembangkan usaha yang dimulai dari skup yang paling kecil hingga yang paling besar sehingga kita tidak hanya stagnan dengan kondisi yang nantinya kita hadapi setelah purna. Kita berharap agar kehidupan purna ini bisa lebih dinamis disaat kondisi tidak lagi seperti sebelum purna tugas. Selain itu juga peserta pembekalan dibekali dengan praktek secara teknis yang meliputi budi daya pertanian bagaimana memulai usaha tani yang dalam hal ini lebih diarahkan pada tanaman hidroponik dan pengembangan ternak lele. Untuk praktek tata boga produk olahan hasil pertanian peserta dibekali dengan praktek tentang olahan makanan dan minuman yang meliputi pembuatan ekstraks jahe, minuman segar dari sari buah-buahan, produk olahan kripik pisang dll. Adapun materi pelatihan disampaiakan Bpk. Kusmartono, SP, M.Si, Bpk. Cece SP,MP dan Bpk.Suwanto,S.TP, M.Agr Narasumber dari UPT PPPTKLN Wonojati Singosari – Malang

image022 image024

Salah satu atensi dari peserta yang mengatakan bahwa “Kami dari awal sudah terharu karena sejak tahun 1982 mengawali karier sebagai Guru sampai sekarang belum pernah membayangkan akan mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kota Probolinggo pada saat menjelang purna tugas. Dari hasil pembekalan ini kami mulai membuka mata, dan mulai merencanakan dunia baru. Bukan berarti seakan-akan kami tidak pensiun, namun hanya berubah alih tugas dengan modal yang sedikit akan mencoba berwirausaha,” kata Ibu. Umi Hariyati, S.Pd, salah satu peserta dari Dinas Pendidikan dan Olah Raga
image034