Friday, Jun 12
  • Selamat datang
  • Visi
  • Misi

Pemerintah Kota Probolinggo Terima Persetujuan Penerapan Manajemen Talenta dari BKN

 

 Pemerintah Kota Probolinggo resmi menerima persetujuan penerapan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Badan Kepegawaian Negara melalui Keputusan Kepala BKN Nomor 47 Tahun 2026 tentang Persetujuan Penerapan Manajemen Talenta di Lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo.

Persetujuan tersebut ditetapkan di Jakarta pada 21 Januari 2026 setelah sebelumnya dilakukan rapat ekspose penerapan manajemen talenta antara BKN dan Tim Manajemen Talenta Pemerintah Kota Probolinggo pada 14 Januari 2026.

Penerimaan persetujuan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Probolinggo dalam memperkuat implementasi sistem merit dan pengelolaan karier ASN secara profesional, objektif, dan berbasis kompetensi. Dalam keputusan tersebut disebutkan bahwa penerapan manajemen talenta disetujui sebagai dasar pengembangan talenta dan karier ASN yang dilaksanakan melalui mobilitas talenta.

Pemerintah Kota Probolinggo diwajibkan menerapkan manajemen talenta secara optimal sesuai tahapan, pedoman, dan ketentuan yang berlaku dengan prinsip objektif, terencana, terbuka, tepat waktu, akuntabel, serta bebas dari intervensi politik dan praktik korupsi, kolusi, maupun nepotisme.

Selain itu, dalam pelaksanaan pengisian jabatan melalui manajemen talenta, Pemerintah Kota Probolinggo tetap harus berkoordinasi dengan BKN. BKN juga akan melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala terhadap implementasi manajemen talenta di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo.

Sebagai bagian dari persetujuan tersebut, BKN memberikan sejumlah rekomendasi perbaikan, antara lain pembaruan data profil talenta pada aplikasi SIMATA BKN, penyusunan Human Capital Development Plan (HCDP), pelaksanaan individual development plan, strategi retensi talenta, serta pemantauan dan evaluasi manajemen talenta secara berkelanjutan.

Dengan diterimanya persetujuan ini, Pemerintah Kota Probolinggo diharapkan mampu mewujudkan tata kelola ASN yang lebih profesional dan adaptif, sekaligus mendukung percepatan reformasi birokrasi melalui pengembangan dan penempatan ASN berbasis potensi serta kinerja.

 
 
 
 
 

Akselerasi Reformasi Birokrasi, Pemkot Probolinggo Ekspose Kesiapan Manajemen Talenta ASN di BKN

JAKARTA – Pemerintah Kota Probolinggo menunjukkan komitmen kuat dalam mengakselerasi reformasi birokrasi, khususnya dalam pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur. Langkah strategis ini dibuktikan melalui pelaksanaan kegiatan Ekspose Kesiapan Implementasi Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang digelar di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, Jakarta, pada Rabu (14/01/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Probolinggo, Bapak Aminuddin, dengan didampingi oleh Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kota Probolinggo, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Probolinggo, beserta jajaran tim teknis BKPSDM dan bagian organisasi Sekretariat Daerah Kota Probolinggo.

Kehadiran jajaran tinggi Pemerintah Kota Probolinggo ini diterima langsung oleh jajaran pimpinan dan tim penilai Manajemen Talenta ASN dari BKN Pusat. Dalam paparannya, Wali Kota Probolinggo, Bapak Aminuddin, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Probolinggo berkomitmen penuh untuk menerapkan merit system yang objektif melalui Manajemen Talenta.

Implementasi manajemen talenta ini bukan sekedar pemenuhan regulasi, melainkan kebutuhan instansi untuk menjaring kader-kader pemimpin (suksesor) masa depan Kota Probolinggo yang kompeten, berintegritas, dan berkinerja tinggi," ujar Wali Kota Aminuddin. Senada dengan Wali Kota, Pj. Sekretaris Daerah Kota Probolinggo menambahkan bahwa kesiapan infrastruktur kebijakan, instrumen penilaian, hingga kesiapan sistem informasi penunjang terus dimatangkan agar transisi menuju manajemen talenta berjalan optimal dan akuntabel. Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Probolinggo menjelaskan secara detail teknis kesiapan instansi, mulai dari manajemen data, pemetaan kuadran talenta, pelaksanaan assessment, hingga penyusunan rencana suksesi yang berbasis aplikasi digital terintegrasi dari BKN yaitu SIMATA.

Pihak BKN Pusat memberikan apresiasi atas keseriusan dan langkah proaktif yang diambil oleh Pemerintah Kota Probolinggo. Kehadiran langsung Wali Kota bersama Pj. Sekda dan Kepala BKPSDM menjadi bukti konkret adanya komitmen dan dukungan penuh dari pimpinan tertinggi daerah dalam reformasi manajemen kepegawaian di Kota Probolinggo. Dari hasil ekspose ini, Tim BKN memberikan sejumlah masukan dan rekomendasi strategis guna menyempurnakan instrumen manajemen talenta di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo agar dapat diimplementasikan secara penuh.

Dengan terlaksananya ekspose ini, BKPSDM Kota Probolinggo siap melangkah ke tahapan berikutnya demi mewujudkan birokrasi yang lincah (agile), profesional, dan siap memberikan pelayanan terbaik bagi ASN di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo

 

Penandatanganan Komitmen Bersama Implementasi Manajemen Talenta

MALANG – Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, Sp.O.G(K).M.Kes., bersama para kepala daerah se-Jawa Timur menandatangani komitmen bersama guna mempercepat dan menjaga keberlanjutan implementasi manajemen talenta. Penandatanganan ini berlangsung dalam rangkaian kegiatan rapat koordinasi (Rakor) evaluasi pengadaan CASN dan manajemen talenta yang digelar di Pendapa Agung, Kabupaten Malang, Kamis (24/7).

Menurut Bapak Walikota Probolinggo, dr. Aminuddin. penguatan kualitas sumber daya manusia aparatur merupakan landasan utama dalam menciptakan birokrasi yang gesit, adaptif, dan memberi dampak nyata. Penandatanganan komitmen ini mencerminkan kesungguhan kepala daerah dalam membangun sistem manajemen talenta ASN secara berkelanjutan.

“Pemerintah Kota Probolinggo sangat mendukung percepatan ini sebagai bagian dari upaya mewujudkan birokrasi yang profesional, tanggap, serta mampu menghadapi tantangan pembangunan secara dinamis dan berkesinambungan,” ungkapnya.

Rakor ini dipimpin langsung oleh Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Prof. Dr. Zudan Arif Fakhrulloh, SH., MH., bersama Gubernur Jawa Timur Dr. H.C .UA Hj Khofifah Indar Parawansa, serta turut dihadiri Bupati dan Wali Kota se-Jawa Timur, Sekretaris Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, Kepala Kantor Regional II BKN Surabaya, dan Kepala BKPSDM dari seluruh wilayah Jawa Timur.

Diharapkan, melalui forum koordinasi ini, pelaksanaan manajemen talenta ASN bisa menjadi lebih optimal, sehingga dapat mencetak aparatur yang kompeten, memiliki daya saing tinggi, dan berkontribusi maksimal dalam pembangunan nasional.

Tujuan utama rapat ini adalah untuk meninjau sejauh mana penerapan manajemen talenta di berbagai instansi pemerintahan, baik di tingkat pusat maupun daerah. Selain itu, Rakor ini juga menjadi wadah untuk mengidentifikasi kendala yang ada, serta mencari langkah strategis guna meningkatkan kualitas aparatur, khususnya dalam aspek kepemimpinan, kompetensi, dan performa kerja, agar selaras dengan target pembangunan nasional.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menilai partisipasi para kepala daerah dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen kuat mereka untuk memperbaiki performa birokrasi.

“Ini bukan hal yang mudah. Namun kehadiran para kepala daerah mencerminkan semangat tinggi untuk mendorong birokrasi yang lebih efektif dan berdampak. Konsolidasi seperti ini akan terus kita perkuat,” ujar Gubernur Khofifah.

Dalam rangka mempercepat pelaksanaan manajemen talenta di 38 kabupaten/kota, Badan Kepegawaian Negara RI bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kolaborasi ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat sistem pemerintahan dan menjamin efektivitas program-program nasional hingga ke tingkat daerah.

Dalam hal ini juga diberikan penghargaan kepada Kota Probolinggo kategori sebagai Kota Komitmen Terbaik dalam Penuntasan Disparitas Data.

 
 
 
 
 

PEMKOT PROBOLINGGO MENERIMA KUNJUNGAN PESERTA STUDI LAPANGAN PELATIHAN KEPEMIMPINAN PENGAWAS (PKP) IX DAN X TAHUN 2025

Pemerintah Kota Probolinggo berkesempatan menerima kunjungan Peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan IX dan X Tahun 2025 yang berjumlah 48 orang melakukan Studi Lapangan (STULA) dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Propinsi Jawa Timur  di Pemerintah Kota Probolinggo. Dalam kunjungan ini Rombongan dipimpin oleh Kepala BPSDM Jatim yang dalam hal ini diwakili oleh Koordinator Widyaiswara Dr. Ir. Wahid Wahyudi, MT bertindak selaku ketua rombongan menyampaikan terima kasih serta apresiasi kepada Kota Probolinggo. Serta menyampaikan maksud dan tujuan Studi Lapangan (STULA) untuk mendapatkan lesson learn berbasis solusi kreatif dan advokasi yang selanjutnya akan mengaktualisasikan pembelajaran kepemimpinan untuk merumuskan pemecahan berbagai dalam peningkatan peningkatan pelayanan publik.

Bapak Walikota Probolinggo dr. H. Aminuddin, Sp.OG.,(K).,M.Kes secara langsung menerima kunjungan tersebut, dalam sambutanya beliau menyampaikan ucapan “Selamat datang kepada seluruh peserta Studi Lapangan Pelatihan Kepemimpinan (PKP) Angkatan IX dan X Tahun 2025. Suatu kebanggaan bagi kami untuk dapat menyambut Bapak dan Ibu Peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan IX dan X Tahun 2025 di Kota Probolinggo, kami harap kegiatan ini mampu mengetahui secara detail untuk memberikan pengalaman pembelajaran terkait problem solving guna mempertajam pemahaman dalam penyusunan rancangan inovasi dan rencana aksi.

Selanjutnya peserta di bagi menjadi 4 kelompok untuk mengunjungi masing-masing sub lokus yang bertempat di Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata, Dinas Ketahanan Pengan, Pertanian dan Perikanan, Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan, serta Kecamatan Kademangan.

 
 
 
 
 
 

Sosialisasi Program Pembiayaan Rumah Bagi ASN di Kota Probolinggo

BKPSDM Kota Probolinggo bersama BP Tapera bekerjasama dengan Bank Jatim Syariah Probolinggo mengadakan Sosialisasi Program Pembiayaan Rumah Bagi ASN di Kota Probolinggo bertempat di Ruang Pertemuan BKPSDM Kota Probolinggo pada Kamis siang, 19 Juni 2025. Sosialisasi ini dihadiri oleh Berdy Dwijayanto selaku Asisten Manager Pemasaran Pembiayaan Program BP Tapera dan Pimpinan Bank Jatim Syariah Probolinggo.

BP Tapera hadir untuk mengenalkan kepada ASN untuk kepemilikan rumah pertama dengan bunga terjangkau cicilan yang ringan dan proses yang mudah sedangkan Pimpinan Bank Jatim Syariah Probolinggo menyampaikan siap mendukung dan bekerjasama dengan BP Tapera dalam melayani para ASN di Kota Probolinggo untuk memiliki rumah impian dengan mudah dan cepat.
Kepala BKPSDM Kota Probolinggo juga meyampaikan dalam sambutannya ucapan terima kasih kepada BP Tapera dan Bank Jatim Syariah Probolinggo yang telah memfasilitasi kebutuhan perumahan dan mengapresiasi kegiatan ini karena sudah memilih Kota Probolinggo dalam kegiatan Sosialisasi Program Pembiayaan Rumah bagi ASN karena dengan sosialisasi ini akan dapat meningkatkan kesejahteraan ASN melalui akses pembiayaan perumahan yang lebih mudah dan terjangkau.

 
 
 
 
 
 

Feedback Hasil Penilaian Kompetensi Pelaksana

Dalam rangka memberikan Feedback atau umpan balik dalam penilaian kompetensi pelaksana yang telah dilaksanakan pada Tanggal 16-18 Oktober 2024 maka Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Probolinggo melaksanakan kegiatan Feedback Hasil Penilaian Kompetensi Pelaksana pada Hari Rabu Tanggal 11 Desember 2024 di Ruang Pertemuan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Probolinggo Jalan Mastrip Nomor 120 Kota Probolinggo. Kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang Pembinaan, Pengembangan, dan Kesejahteraan Pegawai pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Probolinggo Achmad Suedi, S.A.P., M.M.. Dan bertindak sebagai Narasumber Asesor Ahli Madya pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Probolinggo Triani Prawanti, S.E, M.M. Peserta merupakan Pelaksana yang telah mengikuti Penilaian Kompetensi bagi Pelaksana pada Tanggal 16-18 Oktober 2024 di  Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Probolinggo.

Pada sambutannya Achmad Suedi mengatakan “Feedback atau umpan balik dalam penilaian kompetensi adalah penjelasan mengenai kelebihan, kelemahan, dan pengembangan yang diperlukan untuk mengoptimalkan potensi seseorang. Sedangkan Penilaian Kompetensi tujuannya untuk memperoleh profil kompetensi Pegawai Negeri Sipil dalam rangka Manajemen Sumber Daya Manusia atau Manajemen Karier yang meliputi penilaian Ketrampilan, Pengetahuan dan Perilaku”.

Pada paparannya Narasumber menyampaikan bahwa sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 38 Tahun 2017 disebutkan bahwa Kompetensi Aparatur Sipil Negara meliputi Kompetensi Manajerial yang diukur dari tingkat pendidikan, pelatihan struktural atau manajemen dan pengalaman kepemimpinan, Kompetensi Sosio Kultural diukur berdasarkan pengalaman kerja yang berkaitan dengan masyarakat majemuk dalam hal agama, suku dan budaya sehingga memiliki wawasan kebangsaan dan Kompetensi Teknis diukur dari tingkat dan spesialisasi pendidikan, pelatihan teknis fungsional dan pengalaman kerja secara teknis.

 
 
 
 
 

Materi Pokok Soal Seleksi Kompetensi Teknis PPPK Tahun 2024

Dalam rangka mewujudkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang profesional, kompeten, dan melayani, maka setiap PPPK wajib memiliki kompetensi manajerial, kompetensi sosial kultural, dan kompetensi teknis yang sesuai dengan standar kompetensi jabatan. Sesuai dengan PP Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen PPPK, maka setelah seleksi administrasi berakhir, tahap seleksi pengadaan PPPK selanjutnya adalah seleksi kompetensi. Seleksi kompetensi PPPK terdiri dari Seleki Kompetensi Manajerial, Seleksi Kompetensi Sosial Kultural, Seleksi Kompetensi Teknis, dan Wawancara Berbasis Komputer.

Berdasarkan hal tersebut, dipandang perlu adanya penyampaian Materi Pokok Soal Seleksi Kompetensi Teknis agar para peserta seleksi PPPK TA. 2024 dapat mengenali poin penting dari soal Seleksi Kompetensi Teknis dengan CAT yang akan diujikan sesuai dengan kompetensi jabatannya sehingga dapat mempersiapkan diri sebaik mungkin. Panselnas memberikan Materi Pokok Soal Seleksi Kompetensi Teknis dengan CAT untuk jabatan fungsional yang disusun oleh instansi pembina jabatan fungsional dan untuk jabatan pelaksana yang disusun oleh instansi teknis jabatan pelaksana. Untuk selanjutnya, Materi Pokok Soal Seleksi Kompetensi Teknis tersebut dapat disebarluaskan melalui situs resmi instansi.

DOWNLOAD MATERI POKOK PPPK 2024

 

DOU : Keprotokolan dan Manajemen Acara bagi ASN di Lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo

DOU ASN (Dari, Oleh, Untuk ASN) yang merupakan Inovasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Probolinggo kembali menyelenggarakan Pelatihan dengan Tema Keprotokolan dan Manajemen Acara bagi ASN di Lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo. Pelatihan yang dilaksanakan Tanggal 25-26 November 2024 bertempat di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Probolinggo Jl. Mastrip 120 Kota Probolinggo dengan peserta sebanyak 29 orang yang berasal dari perwakilan Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo. Materi Pelatihan antara lain :

  1. Core Value BerAKHLAK dan Tata Laksana;
  2. Langkah-Langkah Praktis dalam Dokumentasi dan Publikasi Kegiatan;
  3. Materi dan Praktek Dasar Keprotokolan;
  4. Etika dan Disiplin Keprotokolan

Sedangkan Narasumber berasal dari :

  1. Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Probolinggo;
  2. Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Probolinggo; dan
  3. Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Probolinggo.

Pelatihan ini dimaksudkan sebagai sarana berbagi ilmu dan pengalaman dari ASN yang satu dengan ASN yang lain dilingkungan Pemerintah Kota Probolinggo dengan berbasis kompetensi yang dimiliki sedangkan tujuannya adalah terwujudnya SMART ASN dengan kompetensi penguasaan keahlian yang kompeten dan dapat mendukung kinerja penyelenggaraan Pemerintah Daerah.

Pada Acara Pembukaan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Probolinggo Bapak Fatchur Rozi, SH., MM. pada sambutannya mengharapkan pelatihan ini dapat memberikan pemahaman bagi kita semua mengenai aturan keprotokolan secara umum seperti bagaimana mengatur tempat. Tata upacara maupun tata penghormatan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dan perbedaan persepsi dalam pelaksanaan di lapangan sehingga acara dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

 

Postingan Populer